Monday, 26 March 2012

Uwais Al-Qarni, Penghulu Penduduk Langit

gambar hiasan.lalala~~
"Dialah Uwais al-Qarni, tidak terkenal di bumi tapi sangat terkenal di langit"

P/s:Timbul keinginan untuk mengetahui tentang seorang wali Allah iaitu Uwais Al-Qarni setelah mendengar cerita dari seorang pensyarah berbangsa arab,Al-fadhil ustaz Solah yang mengajar matapelajaran Dakwah.Mula-mula pelik kenapalah ustaz ni cerita sound dia kejap kuat kejap perlahan.Rupa-rupanya dia nak nangis cerita pasal wali Allah ni dan dengan aku2 sekali emosional dibuatnya.Sebenar-benarnya aku memang tak faham sangat pun apa yang dia cerita pasal Uwais al-Qarni ni.Dalam 100% yang termasuk dalam kefahaman aku ni pun cuma dalam 40%..'TERMASUK'..hehe..Apa yang menyentuh jiwa tentang kisah ini adalah dirinya yang biasa,tidak terkenal di dunia tetapi menjadi perbualan penduduk langit.Apakah rahsia beliau?Mari kita ikuti kisahnya..~_~

Pada zaman Nabi Muhammad S.A.W, ada seorang pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, berpenampilan cukup tampan.

Kulitnya kemerah-merahan. Dagunya menempel di dada kerana selalu melihat pada tempat sujudnya. Tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya.

Ahli membaca al-Quran dan selalu menangis, pakaiannya hanya dua helai dan sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya digunakannya sebagai selendang. Tiada orang yang menghiraukan, tidak terkenal dalam kalangan manusia,namun sangat terkenal di antara penduduk langit.

Tatkala datangnya hari Kiamat, dan tatkala semua ahli ibadah diseru untuk memasuki Syurga, dia justeru dipanggil agar berhenti dahulu seketika dan disuruh memberi syafa'atnya.

Ternyata Allah memberi izin padanya untuk memberi syafa'at bagi sejumlah bilangan qabilah Robi'ah dan qabilah Mudhor, semua dimasukkan ke Syurga dan tiada seorang pun ketinggalan dengan izin-Nya.


Dia adalah 'Uwais al-Qarni' siapalah dia pada mata manusia...

Tidak banyak yang mengenalnya, apatah lagi mengambil tahu akan hidupnya. Banyak suara-suara yang mentertawakan dirinya, mengolok-olok dan mempermainkan hatinya.

Tidak kurang juga yang menuduhnya sebagai seorang yang membujuk, seorang pencuri serta berbagai macam umpatan demi umpatan, celaan demi celaan daripada manusia.

Suatu ketika, seorang fuqoha' negeri Kuffah, datang dan ingin duduk bersamanya. Orang itu memberinya dua helai pakaian sebagai hadiah. Namun, hadiah pakaian tadi tidak diterima lalu dikembalikan semula kepadanya. Uwais berkata:

"Aku khuatir, nanti orang akan menuduh aku, dari mana aku mendapatkan pakaian itu? Kalau tidak daripada membujuk pasti daripada mencuri."

Uwais telah lama menjadi yatim. Beliau tidak mempunyai sanak saudara, kecuali hanya ibunya yang telah tua renta dan lumpuh tubuh badannya. Hanya penglihatan kabur yang masih tersisa.

Bagi menampung kehidupannya sehari-hari, Uwais bekerja sebagai pengembala kambing. Upah yang diterimanya hanya cukup-cukup untuk menampung keperluan hariannya bersama ibunya. Apabila ada wang berlebihan, Uwais menggunakannya bagi membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan.

Kesibukannya sebagai pengembala dan merawat ibunya yang lumpuh dan buta, tidak mempengaruhi kegigihan ibadahnya. Dia tetap melakukan puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya.

Uwais al-Qarni telah memeluk Islam ketika seruan Nabi Muhammad S.A.W tiba ke negeri Yaman. Seruan Rasulullah telah mengetuk pintu hati mereka untuk menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, yang tidak ada sekutu bagi-Nya.

Islam mendidik setiap pemeluknya agar berakhlak luhur. Peraturan-peraturan yang terdapat di dalamnya menarik hati Uwais. Apabila seruan Islam datang di negeri Yaman, ia segera memeluknya, kerana selama ini hati Uwais selalu merindukan datangnya kebenaran.

Banyak tetangganya yang telah memeluk Islam, pergi ke Madinah untuk mendengarkan ajaran Nabi Muhammad S.A.W secara langsung. Sekembalinya di Yaman, mereka memperbaharui rumah tangga mereka dengan cara kehidupan Islam.

Alangkah sedihnya hati Uwais apabila melihat setiap tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka itu telah bertamu dan bertemu dengan kekasih Allah penghulu para Nabi, sedang dia sendiri belum berkesempatan.


Kecintaannya kepada Rasulullah menumbuhkan kerinduan yang kuat untuk bertemu dengan sang kekasih. Namun apakan daya, dia tidak punya bekal yang cukup untuk ke Madinah. Lebih dia beratkan adalah ibunya yang sedang sakit dan perlu dirawat. Siapa yang akan merawat ibunya sepanjang ketiadaannya nanti?

Diceritakan ketika terjadi perang Uhud Rasulullah S.A.W mendapat cedera dan giginya patah kerana dilempari batu oleh musuh-musuhnya. Khabar ini sampai ke pengetahuan Uwais.

Dia segera memukul giginya dengan batu hingga patah. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada Rasulullah, sekalipun ia belum pernah melihatnya.

Hari berganti dan musim berlalu, dan kerinduan yang tidak terbendung dan hasrat untuk bertemu tidak dapat dipendam lagi. Uwais merenungkan diri dan bertanya dalam hati, "Bilakah ia dapat menziarahi Nabinya dan memandang wajah beliau dengan dekat?"

Bukankah dia mempunyai ibu yang sangat memerlukan perhatian daripadanya dan tidak sanggup meninggalkan ibunya sendiri. Hatinya selalu gelisah siang dan malam menahan kerinduan untuk berjumpa Rasulullah.

Akhirnya, pada suatu hari Uwais mendekati ibunya. Dia meluahkan isi hatinya dan memohon izin kepada ibunya agar diperkenankan untuk pergi menziarahi Nabi S.A.W di Madinah.

Sang ibu, walaupun telah uzur, merasa terharu ketika mendengar permohonan anaknya. Beliau amat faham hati nurani anaknya, Uwais dan berkata,

"Pergilah wahai anakku! Temuilah Nabi di rumahnya. Apabila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang."

Dengan rasa gembira dia berkemas untuk berangkat. Dia tidak lupa untuk menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkan serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama mana dia pergi.

Sesudah siap segala persediaan, Uwais mencium sang ibu. Maka berangkatlah Uwais menuju Madinah yang berjarak lebih kurang empat ratus kilometer dari Yaman.

Medan yang begitu panas dilaluinya. Dia tidak peduli penyamun gurun pasir, bukit yang curam, gurun pasir yang luas yang dapat menyesatkan dan begitu panas di siang hari, serta begitu dingin di malam hari. Semuanya dilalui demi bertemu dan dapat memandang sepuas-puasnya paras baginda Nabi S.A.W yang selama ini dirinduinya.

Tibalah Uwais al-Qarni di kota Madinah. Segera ia menuju ke rumah Nabi S.A.W, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam. Keluarlah sayyidatina 'Aisyah R.A sambil menjawab salam Uwais.

Segera sahaja Uwais menanyakan Nabi yang ingin dijumpainya. Namun ternyata baginda tidak berada di rumah melainkan berada di medan perang. Betapa kecewa hati sang perindu, dari jauh ingin berjumpa tetapi yang dirindukannya tidak berada di rumah. Dalam hatinya bergolak perasaan ingin menunggu kedatangan Nabi S.A.W dari medan perang.

Bilakah beliau pulang? Sedangkan masih terngiang di telinga pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman.

"Engkau harus lekas pulang."

Atas ketaatan kepada ibunya, pesan ibunya tersebut telah mengalahkan suara hati dan kemahuannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi S.A.W.

Dia akhirnya dengan terpaksa memohon untuk pulang semula kepada sayyidatina 'Aisyah R.A ke negerinya. Dia hanya menitipkan salamnya untuk Nabi S.A.W dan melangkah pulang dengan hati yang pilu.

Sepulangnya dari medan perang, Nabi S.A.W langsung menanyakan tentang kedatangan orang yang mencarinya. Nabi Muhammad S.A.W menjelaskan bahawa Uwais al-Qarni adalah anak yang taat kepada ibunya. Ia adalah penghuni langit dan sangat terkenal di langit.

Mendengar perkataan baginda Rasulullah S.A.W, sayyidatina 'Aisyah R.A dan para sahabatnya terpegun.

Menurut sayyidatina 'Aisyah R.A memang benar ada yang mencari Nabi S.A.W dan segera pulang kembali ke Yaman, kerana ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama.

Tuesday, 20 March 2012

Maher zain Number One For Me

NUMBER ONE FOR ME




I was a foolish little child
Crazy things I used to do
And all the pain I put you through
Mama now I'm here for you

For all the time I made you cry
The days I told you lies
Now it's time for you to rise
For all the things for your sacrificed

Ooohhh..
If i could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you

Mom I'm all grown up now
It's a brand new day
I'd like to put a smile on your face everyday

Mom I'm all grown up now
And it's not too late
I'd like to put a smile on your face everyday


You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
Oh..Oh..
Number one for me

Now I finally understand
The famous line
About the day I'd face in time
Cause now I have a child of mine

Even though I was so bad 
I've learn so much from you 
Now I'm trying to do it too
Love my kids the way you do

Ooohhh..
If  I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you

Mom I'm all grown up now
It's a brand new day
I'd like to put a smile on your face everyday

Mom I'm all grown up now
And it's not too late
I'd like to put a smile on your face everyday



You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
You know you are the number one for me
Oh..Oh..
Number one for me

There is no one in this world
That can take your place
Oooh I'm sorry for ever taken you for granted

I will use every chance I get
To make you smile
Whatever I'm around you

Now I will try to love you
Like you love me
Only God knows how much you mean to me

Ooohhh..
If I could turn back time rewind
If I could make it undone I swear that I would
I would make it up to you

Mom I'm all grown up now
It's a brand new day
I'd like to put a smile on your face everyday

Mom I'm all grown up now
And it's not too late
I'd like to put a smile on your face everyday

The number ONE for me

The number ONE for me
The number ONE for me
Oh..Oh..
The number ONE for me


(sedih tgk video ni.mulia seorang yang bergelar ibu yang tidak pernah penat menjaga anak-anaknya..teringat betapa nakal3xnya diri ini...kesian para ibu2 yang menjaga anak2 yg nakal..apapun MAK!YOU'RE NUMBER ONE FOR ME~..I WILL LOVE YOU MORE THAN YOU LOVE ME..)

GO GO MAHER ZAIN^_^






Friday, 16 March 2012

Umum jawapan hilal asyraf Kepada Tun DR Mahathir Mohammad.

Assalamu’alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barokatuh.
Alhamdulillah, syukur ke hadrat Allah SWT, diizinkan saya mengarang warkah ini. Semoga Allah SWT memandu kita semua ke arah kebenaran, dan sentiasa meletakkan kita agar sentiasa lurus berada di atas jalanNya.
Ini adalah warkah jawapan saya kepada Tun Dr Mahathir yang menyuakan beberapa soalan kepada saya di dalam blognya pada link berikut: http://chedet.cc/blog/?p=718
Sukalah saya mendahulukan terima kasih saya, sebagai seorang rakyat biasa, kerana Tun Dr Mahathir sudi memberikan respon kepada nota saya. Yang nyatanya saya sangka, tidak sampai kepada Tun. Hal ini kerana ramai lagi orang lain memberikan respon kepada ucapan Tun berkenaan Hudud tersebut. Apa-apa hal pun, saya berbesar hati atas keterbukaan Tun ini, dengan izin Allah SWT.
Saya Muhammad Hilal Asyraf bin Abd Razak bin Kaprawi. Tahun ini berumur 23 tahun mengikut tahun masihi. Ya benar, saya taraf cucunda Tun, yang nyata usianya sudah menjengah 90 tahun dalam tahun hijrah. Saya merupakan pelajar tahun akhir di Universiy of Yarmouk, Jordan dalam pengkhususan Usuluddin. Jika tiada aral melintang, saya akan menamatkan pengajian saya di semester ini. Saya juga, mengasaskan website ini(LangitIlahi.Com), dan menulis beberapa buah buku.

Hajimemashou (Mari kita mulakan)

Amacam?menyelerakan an?pergghh..sushi ala2 serangga..hehe..aku salute manusia mana dapat makan..~_~
Kali ini saya ingin berkongsi sedikit mengenai bahasa jepun.Belajar sikit2 lah dulu saya ni bukan pro lagi..~_~

Ohayou gozaimasu  :Selamat pagi

Konnichiwa  :Selamat tengah hari.

Konbawa  :Selamat malam.

Ini pulak waktu memperkenalkan diri..

Hajimemashite   :Apa khabar?(secara literal ucapan ini bermaksud 'ini kali pertama kita  berjumpa '. Biasanya digunakan sebagai ayat pertama apabila memperkenalkan diri.

Watashi wa Alegrha desu :Nama saya Alegrha .

Saba kara kimashita  :Saya datang dari sabah

Douzo yoroshiku onegai-shimasu  :Selamat berkenalan.

Semalam ada program dan saya melihat suatu ayat dari seorang ulama'.Almaklumlah saya ni bukan cepat pick up sangat..lupa nama ulama' tu cuma yang saya ingat kata2 dia...
"terimalah setiap ilmu itu seolah-olah pertama kali kamu mendengarnya walaupun kamu telah mendengarnya sebanyak 1000 kali,"

Rasa-rasanya boleh kah kita ni buat amalan mcm gitu?su'bah org arab cakap..SUSAH..Oleh itu cintailah ilmu..Pesannan ini dariku untukku dan untukmu..~_~



Saturday, 10 March 2012

Lirik lagu Lau kana bainana..

Video mantap,rancangan hebat,pengajaran bravo..
Mampu menitiskan airmata.Betapa hebatnya kecintaan baginda Rasullullah terhadup umat islam sehinggakan hari ini 1433 hijah ajaran beliau masih mengalir di jiwa-jiwa islam hari ini

Andai rasulullah bersama kita..
apa kah yang kita akan lakukan jika dapat bertemu baginda?
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ


قد غفلنا وكلنا طمع
Wahai Tuhanku, kami telah lalai lupa, Namun setiap orang daripada kami tetap tamakkan,
في عفو
Keampunan-Mu,
و في كر م
dan sifat pemurah-Mu 
و في ا عتا ق
dan kebebasan daripada neraka-Mu,
و جنة مع سيد ا لبثر
Dan juga syurga, yang dimasuki bersama-sama penghulu seluruh manusia.
ند عو ك
Kami mohon pada-Mu...
ند عو ك ر بي من ا لا عما ف
Mohon dengan sangat, wahai Tuhanku,
Dari sudut hati kami yang paling dalam.

لو كان بيننا الحبيب
Kalau Kekasih (Nabi) bersama kita
لدينا القاصى والقريب
Akan berdatanganlah kepada kita yang jauh dan yang dekat 
من طيبة قبل المغيب
Ke Madinah sebelum senja
طالبا قرب الحبيب
Karena hendak dekat dengan Kekasih 
بقربه نفس تطيب
Bersamanya nafsu menjadi baik
فتدع الله يجيب
Dan berdoalah kepada Allah, akan dijawabNya 
انوار طاح لا تغيب
Cahayanya mekar takkan padam 
بلغنا لقاه يا مجيب
Sampaikanlah pertemuan kami wahai yang Maha Menjawab
هد اكو ن الر حيب
Hidayahmu kepada alam merata meluas,
ر حمة الها دي القر يب
Tanda hampirnya kasih sayang Tuhan pemberi hidayah,
حد يثك النهر العذ يب
Hadith-hadithmu ibarat sungai mengalir jernih,
جوارك الغصن الرطيب
Berada di sisimu bagaikan dahan yang tumbuh segar dan basah.
فدتك روحي يا حبيب
Untukmu kuserahkan diri aku wahai Kekasih
محمد مكرم الغريب
Muhammad yang memuliakan orang asing 
بقربك الروح تطيب
Dengan dekat denganmu hati menjadi tenang 
يا رحمة للعالمين
Wahai rahmat sekalian alam
ياحبيبي يا محمد
Wahai kekasihku Muhammad
ياطبيبي يا ممجد
Wahai penawarku yg dimuliakan
انت ذوالفضل المؤيد
Kau yang memiliki segala kelebihan
جل من صلى عليك
Kemuliaan bagi mereka yg berselawat ke atas mu

i'll follow you no matter what,my biggest wishes to see you one day..

lagu dalam blog

assalamualaikum..

http://www.mixpod.com/


link klu masuk mixpod..muzik untuk blog..senang cepat lagi menarik..bentk pn pilih sendiri..boleh pilih banyak lagu..ok akhi ukhti selamat mencuba..~_~


Friday, 9 March 2012

Ditinggal Anak..





Kisah seorang tua yang ditinggalkan oleh anaknya di sebuah hotel murah di Kuala Lumpur baru-baru ini.Saya sebagai seorang yg turut bergelar anak merasa sangat sebak dengan pengakuan orang tua ini yang telah ditinggalkan oleh anaknya selama seminggu di sebuah hotel yang dipercayai dimiliki oleh seorang lelaki cina.

Dengan keadaan nya yang uzur sehinggakan perlu dibantu untuk menukar lampin tuanya,cara percakapannya yang tidak lurus,dengan matanya yang sayu penuh dengan linangan air mata mengenangkan dimanalah intan permata kurniaan allah s.w.t yang telah dilahirkannya itu.Saya sendiri tidak dapat berkata apa-apa kerana sebagai seorang muslim kita jangan mudah membuat andaian buruk.Kemungkinan anaknya ditimpa musibah ataupun mungkin memang sengaja ingin meninggalkan orang tuanya ini.WA ALLAHU A'LAM..

Namun jika memang sengaja niatnya untuk meninggalkan seorang yang bergelar ibu,maka wahai anak tunggulah azab allah yang akan dibayar "cash on the spot" .

Dimanakah keperimanusiaanmu wahai anak?.Ya allah berilah petunjuk bagi mereka yang melakukan hal-hal seperti ini.Wajarkah seorang ibu atau bapa yang penuh dengat kedut di wajahnya ditinggalkan di rumah kebajikan dan di jalanan?.Wahai anak bagaimana kau membesar kalau bukan titisan keringat ayahmu!.Keringatnya di bahagian belakang baju membanting tulang bekerja demi anak-anaknya.Bukan anak!tapi ANAK-ANAK!.

Wahai anak,ingat ibumu jika bukan kerana dia tidaklah engkau hidup di dunia ini.Saat engkau sakit siapa yang menjagamu sepanjang malam?Mendodoikanmu tika malam kau merengek menganggu tidurnya walhal seharian dia turut bekerja.Ibumu seorang dan ayahmu seorang tapi anak-anaknya yang banyak tidak ada seorang pun yang sanggup menjaganya.Meraka boleh menjaga lebih dari dua orang tetapi si anak-anak?Sibuk?tidak ada masa menjaga mereka?Alasan HANTU!!!!

Mereka mampu menjaga semua anak-anaknya tetapi mengapa tidak si anak?.Ditinggalnya di rumah kebajikan dan jika ada yang MURNI SEDIKIT maka akan dilawatnya pada hujung minggu.Saya tetap tidak setuju!.Seorang senior saya pernah menceritakan bahawa dia pernah melawat rumah orang tua suatu ketika pada hari sebelum hari raya.Penuh sebak tidak terkata saya rasakan apabila dia memberitahu bahawa semua ibubapa tersebut  berbaris menunggu di luar pagar menunggu ketibaan anak mereka mengambil mereka pulang berhari raya.Walhal penantiannya sia-sia belaka.

Ya ALLAH....Doaku padamu ya allah berikanlah kebahagiaan dunia dan akhirat yang paling terbaik untuk kedua ibubapaku ini.Pelindungku,malaikatku,sayangku.Sebagai anak memang saya banyak kekurangan dan kesalah kepada kedua ibubapa.Namun satu hal yang saya janji,saya tidak akan mensia-siakan mereka sehingga nafas terakhir.AMIN..

Mak cik curi ubi..Hakim sangat bebudi..

Sangat mengharukan,seorang hakim bernama Marzuki Indonesia merasa sebak dengan penerangan pesalah seorang nenek tua yang mengaku telah mencuri ubi kayu.

Diruang mahkamah pengadilan,seorang haim duduk termenung menyemak pertuduhan terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri ubi kayu.Nenek itu merayu bahawa hidupnya miskin,anak lelakinya sakit,dan cucunya kelaparan.Namun pengurus ladang tuan punya ubi tetap dengan tuntutannya supaya menjadi iktibar orang lain.

Hakim menghela nafas dan berkata,"maafkan saya,bu",katanya sambil memandang nenek itu.

"saya tidak dapat membuat pengecualian undang-undang,undang-undang tetap undang-undang,jadi anda harus dihukum,.Saya mendenda anda Rp 1 juta (lebih kurang RM350) dan jika anda tidak mampu bayar maka anda harus masuk penjara selama 2.5 tahun,seperti tuntutan undang-undang".

Nenek itu tertunduk lesu.Namun tiba-tiba hakim membuka topi hakimnya,membuka dompetnya kemudia mengambil dan memasukkan wang Rp 1 juta ke topinya serta berkata kepada hadirin yang berada di ruang mahkamah.

"Saya atas nama pengadilan ,juga menjatuhkan denda kepada setiap orang yang hadir di ruang mahkamah ini,sebesar Rp 50 ribu (lebih kurang RM17),kerana menetap di bandar ini,dan membiarkan seseorang kelaparan sehingga terpaksa mencuri untuk memberi makan cucunya".

"Saudara pendaftar,tolong kumpulkan denda dalam topi ini lalu berikan semuanya kepada yang tertuduh."

Sebelum tukul diketuk nenek itu telah mendapatkan sumbangan wang sebanyak Rp3.5 dan sebahagiannya telah dibayar mahkamah untuk membayar dendanya,setelah itu dia pulang dengan wajah gembira dan terharu dengan menbawa baki wang termasuk wang Rp50 ribu yang dibayar oleh pengurus ladang yang mendakwanya.

Kisah ini sungguh menarik dan sebagai seorang manusia kita perlulah mencontohi hakim Marzuki itu.Sememangnya tidak dapat disangkal lagi bahawa keadilan adalah penting.Namun sebagai manusia kita perlulah membuat keputusan yang bijak daripada hanya mementingkan keadilan semata-mata.Moga nur Kasih kemanusiaan menyemai dan membaja jiwa-jiwa insan yang bergelar muslim.AMIN YA RABB..